Personal Blog

TNI Tambah Personel Untuk Jaga Perbatasan Negara

TNI Tambah Personel Untuk Jaga Perbatasan Negara

Tentara Nasioanal Indonesia (TNI) bakal bangun empat pos di garis batas negara Indonesia–Malaysia. Hal semacam ini ditujukan untuk menaikkan kemampuan di lokasi perbatasan.

Komandan Kodim (Dandim) 0911 Nunukan, Letkol Kav Valian Wicaksono mengungkap, pos yang bakal di bangun di perbatasan adalah arahan segera dari Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo. Kalau untuk pengembangan unit TNI mesti rata di semua Indonesia.

“Mungkin saat ini unit TNI semakin banyak di Pulau Jawa, hingga ke depan mesti dikembangakan dengan kemampuan yang sama di semua lokasi di Indonesia, ” tutur Valian pada Radar Nunukan (Jawa Pos Group), Kamis (13/4).

Pengembangan itu difokuskan di pulau-pulau terluar. Untuk di lokasi Kalimantan Utara (Kaltara), Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie sudah mempersiapkan 11 titik yang bisa dipakai untuk pengembangan kemampuan unit TNI.

Ia meneruskan, dari 11 titik yang disediakan, empat salah satunya terdapat di Kabupaten Nunukan yaitu, Long Midang, Kecamatan Krayan, Long Layu, Kecamatan Krayan Selatan, Tau Lumbis, Kecamatan Lumbis Ogong serta di Pulau Tinabasan di Nunukan. “Empat titik itu lahannya sudah disiapkan semuanya oleh Pemprov Kaltara, ” tutur Valian sapaan akrabnya.

Untuk pembanguan empat pos itu, selekasnya dikerjakan survey segera ke tempat yang sudah ditunjuk. Terlebih dulu, mesti dikerjakan analisis tempat itu, peluang unit apa yang pas untuk keemapat pos itu. Apakah unit TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL) atau Angkatan Hawa (AU).

Menurut dia, untuk peletakan unit bakal diliat dari sisi geografis. Hal itu begitu memastikan unit apa yang pas untuk ke empat pos yang bakal di bangun. Tetapi, yang terutama yaitu pos itu di bangun untuk menaikkan kemampuan TNI di perbatasan. “Nanti diliat apakah pos itu bakal diletakkan unit persenjataan atau kecabangan, ” imbuhnya.

Pada Selasa (11/4) lantas, Kepala Tubuh Rencana Pembangunan Daerah serta Riset Pengembangan (BP2D-P2) Propinsi Kaltara, Frederick Ellia Gukang mengemukakan tempat gagasan pembanguan markas TNI. Kalau tempat gagasan pembangunan markas TNI di Kaltara beralih dari gagasan awal. Terlebih dulu, gagasan itu bakal di bangun di Long Nawang, Long Midang, serta Tau Lumbis Kabupaten Nunukan.

Penetapan tiga tempat itu, sesudah pemerintah pusat lewat Deputi Koordinasi Pertahanan Negara, Kementerian Menteri Koordinator Bagian Politik, Hukum serta Keamanan (Menkopolhukam) bertandang segera ke Kaltara belum lama ini. Dari kunjungan itu diperoleh titik strategis serta prioritas paling utama untuk peletakan tempat awal yang bakal selekasnya di bangun markas TNI.

“Jadi, titik yang saat ini itu telah ada pergantian dari tempat awal, ” tuturnya pada Radar Kaltara belum lama ini.

Dia memberikan, berdasar pada referensi Pemprov Kaltara, sekurang-kurangnya ada 11 tempat yang diusulkan supaya dikerjakan peletakan TNI, serta bakal dikerjakan pembangunan dengan cara bertahap. Yakni, Tau Lumbis, Long Midang, serta Long Nawang sebagai daerah perbatasan.

Setelah itu Bunyu potensi pengawalan Ambalat, Tanah Kuning lokasi industri, Liagu pembangunan serta perlintasan Jembatan Bln. (Bulungan-Tarakan), Pa Pani (desa baru) lokasi Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM), Long Pujungan, Long Layu, Long Batu serta Tinabasan.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *