Personal Blog

Harga Sembako Terjun Bebas

Harga Sembako Terjun Bebas

Harga Sembako Hari ini – Harga sembilan bahan pokok (sembako) di Majenang dalam satu pekan paling akhir alami penurunan mencolok dibanding sebelumnya lebaran kemarin. Penurunan berlangsung karna selalu menyusutnya keinginan dari orang-orang. Sesaat supply dari distributor maupun bandar jumlahnya tetaplah sama. Dari pantauan Radarmas di Pasar Induk Majenang, harga daging sapi yang pernah menembus Rp 150 ribu sebelumnya lebaran, saat ini turun jadi Rp 120 ribu atau seperti harga normal jauh sebelumnya puasa.

PANTAU PASAR : Petugas memonitor perubahan harga sembako yang selalu turun saat lebaran. (HARYADI/RADARMAS) Demikian pula dengan ayam potong dari Rp 40 ribu jadi Rp 30 ribu per kg. Penurunan sama juga berlangsung pada komoditas sayur mayur serta bumbu dapur seperti cabai merah dari Rp 37 ribu jadi Rp 35 ribu. Penurunan paling merasa pada cabai rawit besar dari Rp 50 ribu ke Rp 35 ribu per kg. “Sekarang telah turun. Jauh dibanding mendekati lebaran, ” tutur Kepala Pasar Induk Majenang, Agus Purwanto, Senin (10/7) tempo hari. Sembako Murah

Dia menyebutkan, sinyal tanda penurunan ini telah mulai merasa waktu pedagang kembali berjualan di pasar minggu kemarin. Cuma saja minggu lantas masih tetap sedikit terdongkrak dengan tingginya kegiatan warga serta memerlukan sembako seperti mengadakan sukuran pernikahan atau sunatan atas anak mereka. “Kalau tempo hari pedagang masih tetap tertolong dengan adanya banyak warga yang mengadakan hajatan, ” kata dia. Menurutnya, penurunan harga lebaran ini lebih cepat dibanding th. kemarin. Sembako Murah

Misalnya yaitu harga daging sapi yang sepanjang satu bulan bertahan pada harga di atas Rp 120 ribu per kg. Sesaat lebaran ini, penurunan cuma dalam hitungan 2 minggu. “Sekarang lebih cepat turun di banding lebaran th. lantas, ” tuturnya. Dede, satu diantara pedagang sayuran di Pasar Induk Majenang mengaku, sekarang ini konsumen semakin sepi dibanding satu minggu kemarin. Keadaan ini membuat harga selalu turun serta kurang untungkan pedagang. “Sekarang semakin sedikit yang borong untuk hajatan. Ada, namun cuma satu dua, ” paparnya.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *